Melayani pendaftaran BPJS keliling

Masyarakat yang akan membuat BPJS sedang duduk mengantri giliran. (Photo : Hibban/dwt)

dwiwargatunggaljaya.desa.id (22/03/2018) | Untuk mempermudah masyarakat yang belum mempunyai BPJS mandiri, petugas BPJS jemput bola ke kampung Dwi warga tunggal jaya bagi masyarakat yang belum memiliki kartu BPJS, hari ini diberikan kemudahan pelayanan BPJS keliling ke kampung Dwi warga tunggal jaya, kec. Banjar agung, masih banyak warga unit 2 yang belum memiliki kartu BPJS, dengan hadirnya petugas BPJS keliling, tidak sedikit yang datang mendaftarkan diri khususnya lansia dan orang-orang sibuk dipasar, itu pun baru sebagian yang tau karena pemberitahuan dari pihak BPJS terkesan dadakan. Seandainya kegiatan BPJS keliling ini rutin diadakan ke kampung-kampung kita yakin program pemerintah, tentang peaksanaan jaminan kesehatan nasional ini bisa terwujud.

Petugas BPJS sedang verifikasi berkas peserta. (Photo : Hibban/dwt)

Mengapa perlu jaminan kesehatan nasional seperti kata bijak, tak ada yang abadi dalam kehidupan ini kecuali perubahan itu sendiri. Setiap manusia mengalami perubahan, dari kecil, dewasa, lalu tua, dan renta. Itu sudah pasti, namun dalam kepastian itu, ada beberapa hal yang datang tak terduga. Sakit, misalnya, bisa datang kapanpun, dan dimanapun. Sakit bisa datang ketika kita masih produktif, berpenghasilan cukup, sehingga mampu menjangkau biaya pengobatan.

Pendaftarn BPJS dipusatkan dibalai desa.   (Photo : Hibban/dwt)

Tetapi sakit juga bisa datang ketika kita sudah tua dengan penghasilan mulai menurun atau menjadi tidak berpenghasilan karena sakit. Dalam keadaan seperti ini, bagaimana kita bisa mendapatkan perawatan dan pelayanan kesehatan untuk itu diperlukan suatu jaminan dalam bentuk asuransi kesehatan karena peserta membayar premi dengan besaran tetap. Dengan demikian pembiayaan kesehatan ditanggung bersama secara gotong royong oleh keseluruhan peserta, sehingga tidak memberatkan seluruh peserta.

(**Hbn/Dwt)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Komentar