Pembagian bansos rastra bulan februari disalurkan kepada keluarga penerima manfaat hari ini dikampung dwi warga tunggal jaya

Bansos rastra siap dibagikan kepada 119 Keluarga Penerima Manfaat. (Dok.dwiwargatunggaljaya.desa.id/Photo : Hibban)

dwiwargatunggaljaya.desa.id (09/03/2018). Bansos rastra bulan Februari hari ini dibagikan di Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya kepada Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) sebanyak 119 KPM dengan total 1,190 kg, dengan masing-masing 1 Keluarga Penerima Manfaat mendapatkan 10 kg beras medium tanpa uang tebus alias gratis.sehingga dengan adanya bantuan rastra ini masyarakat pra-sejahtera Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya dapat mengurangi meringankan beban ekonominya yang semakin berat apalagi harga sembako sekarang semakin meroket tinggi.

Bansos Rastra diserahkan langsung oleh Kepala Kampung. (Dok.dwiwargatunggaljaya.desa.id/Photo : Hibban)

Pembagian rastra dibagikan langsung oleh  Kepala Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya dan dibantu oleh IPSM ( Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat ) kepada 119 KPM di Kantor Kampung, dan didampingi oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan ( TKSK ) Banjar Agung Ibu Rismayanti, S.Kom, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan ( TKSK ) adalah seorang yang diberi tugas, fungsi, dan kewenangan oleh dinas/instansi Sosial Kabupaten/Kota selama jangka waktu tertentu untuk melakukan pemantauan dan pelaporan pelaksanaan program rastra sesuai dengan wilayah penugasan di tingkat Kecamatan.

Teknis pembagian rastra dipanggil satu persatu untuk tanda tangan pengambilan. (Dok.dwiwargatunggaljaya.desa.id/Photo : Hibban)

Bansos rastra bulan Februari 2018 baru dibagikan hari ini, di Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, keterlambatan pembagian rastra ini bukan unsur kelalaian aparatur kampung, tetapi Tenaga Kesejahteraan Sosial ( TKSK ) Kecamatan Banjar Agung, yang ditugaskan dari dinas sosial mempunyai jadwal pembagian rastra perkampung masing-masing dan Alhamdulillah hari ini jadwal Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya dan  bansos rastra dibagikan sesuai dengan data basis terpadu yang dikirim dari dinas sosial, adapun KPM yang sudah pindah alamat dan sudah keluar wilayah, atau  KPM menolak bansos rastra/sudah mampu ekonominya. Mekanisme perubahannya dan pengajuaan Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) yang baru, kampung harus mengadakan musyawarah kampung dan dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani kepala kampung, Badan Permusyawaratan Kampung ( BPK ), perwakilan tokoh masyarakat, serta pendamping sosial.

(Hbn/Dwt)

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Komentar